Tuesday, May 02, 2006

Vestire Gli Ignundi

Setelah kita lahir …, kita dibajui aneka ragam identitas sosial. Karena dalam kehidupan bermasyarakat, sesame kita memanggil kita dengan nama dan status kita. Kalo kita nggak dikasih nama, kita akan menjadi pribadi tanpa identitas (anonim).

Pada tubuh kita diberikan nama, misalnya saya diberi nama Lady Asther.
Tubuh kita juga diberikan status, misalnya saya statusnya seorang guru. Jadi orang memanggil saya dengan nama dan status saya, yaitu Lady Asther atau Bu Guru. Meski demikian, nama dan status kita dapat kita ganti dan kita lepaskan. Tapi saya sebagai seorang pribadi yang memiliki tubuh tidak dapat digantikan dengan apa pun.

Tuhan tidak menciptakan nama kita, tapi Tuhan menciptakan tubuh kita. Sesama yang memberikan nama kita, tapi sesama tak mampu menciptakan tubuh kita, milik kita satu-satunya yang paling berharga. Karena itu, kita wajib menghargai diri kita melebihi nama kita.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home