Tuesday, May 02, 2006

Lahir

Saat kita lahir sebagai anak manusia di dunia, mungkin banyak yang menyongsong kelahiran kita dengan perasaan bahagia dan penuh syukur. Saat itu mungkin kita sedih dan susah karena kita menangis. Tangisan kesedihan, tangisan penolakan, tangisan perjuangan …, tapi tangisan itu menandakan kita harus memulai perjuangan, untuk mempertahankan hidup dan kehidupan.

Kehidupan nggak mudah buat siapa pun. Karena kita harus tekun dan yakin pada diri sendiri, kita harus percaya bahwa kita dikaruniai sesuatu dan sesuatu itu harus diupayakan.

Saat masih bayi, wajah dan tubuh kita tampak polos, lugu, jujur, murni, baik, cinta tanpa pamrih dan terbuka menerima apa pun. Senyuman yang polos, pandangan yang jernih, hati kita yang murni, pemikiran yang sederhana, pendengaran yang cermat dan perasan yang peka.

Kita menerima apa aja, kita terbuka menyambut siapa aja, nggak ada ukuran. Nggak ada nilai dan norma. Nggak ada aturan-2 yang membelenggu tubuh. Kita bebas, semua serba terbuka, nggak ada yang ditutup-tutupi, nggak ada kebohongan dan penipuan. Semua telanjang, seperti tubuh kita yang lahir telanjang.

1 Comments:

Blogger Ristiany Fawzia said...

Kehidupan nggak mudah buat siapa pun. Karena kita harus tekun dan yakin pada diri sendiri, kita harus percaya bahwa kita dikaruniai sesuatu dan sesuatu itu harus diupayakan.


bener banget..... mesti diupayakan ya lad... duh aku jadi gimana ya.. dalem banget nih

9:58 AM  

Post a Comment

<< Home