Tuesday, May 02, 2006

Agama

Agama yang kita pilih untuk diri kita, macam-macam. Hal ini tergantung di mana kita lahir, agama apa yang ada di sekitar hidup kita. Dan semua agama itu pun baik. Nggak ada 1 pun agama yang lebih baik dari agama lain, demikian pula sebaliknya. Semuanya, sama-sama baik.

Ngomong soal agama, susah dan rumit. Serumit dan sesusah pembicaraannya sendiri. Tapi, setelah gw renungkan ... (bukan cuma gw aja ... semua juga harusnya merenungkan ...!). Kita semua berusaha menempatkan agama pada tempatnya, pada hakekatnya dan pada maknanya secara wajar dan benar.

Apakah agama itu ciptaan Tuhan? Secara jujur dan tulus, gw bilang bahwa agama bukan ciptaan Tuhan. Agama itu ciptaan manusia. Manusia menciptakan agama, karena melalui agama kita berusaha mengenal Tuhan sekaligus membangun relasi denganNya. Tapi, tanpa agama pun, manusia tetap bisa membangun relasi dengan Tuhan; karena awal mulanya ... manusia ada karena diciptakan oleh Tuhan dan dalam perjalanan waktu yang panjang, manusia mulai berusaha membangun relasi dengan Tuhan. Maka manusia mulai menciptakan agama.

Dengan agama, manusia diantar dan dimurnikan relasinya dengan Sang Khalik. Semua agama mengajarkan tentang Tuhan dan membangun relasi dengan Tuhan. Nggak ada yang nggak.
Yang membedakan agama adalah konsep tentang Tuhan. Karena itu, konsep relasi dengan Tuhan juga jadi beda. Konsep beda ini yang membuat manusia berbeda memberikan nama kepada Tuhan. Ada yang bilang Tuhan itu Allah, God, Deus, Div, Tuhan, Deva, dll. Dari nama terus merujuk pada sifat Tuhan yang begitu agung dan tinggi, luhur dan mahakuasa, suci dan mulia, dll.

Semua agama, mengajarkan hal-hal baik tentang Tuhan, Iman, Moral, Nilai, Norma dan Relasi dengan Tuhan serta Relasi dengan sesama. Itu semua karena agama apa pun, pada hakekatnya baik.

Andai terjadi hal-hal yang tidak baik, bukan agamanya yang tidak baik tapi manusianya karena ... :

- manusia kurang memahami hakikat/keberadaan dirinya sendiri.

- manusia kurang memahami hakikat agama itu sendiri.

- manusia kurang memahami hakikat dirinya sendiri & hakikat agama sehingga jatuh dalam pemikiran yang keliru tentang Tuhan, Agama dan Sesama.

- bila manusia keliru masuk dalam pemikiran keliru tentang agama, maka manusia tersebut akan bersikap apriosi terhadap orang lain yang berbeda agama dengan dirinya. Bahkan dapat pula ia cenderung bersikap menyalahkan orang lain, meremehkan sesama dan menjadikan agama sebagai tameng untuk membenarkan dirinya sendiri.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home