Friday, April 14, 2006

Jangan Hakimi Perempuan Yang Tak Kunjung Hamil

Gw kadang prihatin deh, sama perempuan yang mendambakan anak tapi tak kunjung datang. Sementara di luar sana, banyak juga perempuan tolol yang melakukan aborsi; apa pun alasannya.

Ada beberapa teman gw yang was-was dan cemas banget karena udah memasuki masa pernikahan 1 thn, 2 thn, 3 thn, 4 thn, 5 thn, bahkan puluhan tahun tapi belum juga dikasih momongan! Sebagai perempuan, temen-temen gw itu stress banget!

Gw sih cuma berpikir, yuk kita yang perempuan dan belum menikah ... marilah kita ngobrol-ngobrol dengan pasangan kita sebelum melaksanakan ijab kabul atau pemberkatan mengenai masalah anak! Andai saja, setelah sekian lama menikah dan belum diberi keturunan, apa yang akan kita lakukan? Cerai? Apa perceraian jalan terbaik yang ditempuh, hanya karena kita sebagai perempuan ini nggak hamil-hamil?

Emang salah ya, kalo perempuan nggak hamil-hamil? Apa kita ini sebagai perempuan cuma diperlukan untuk melahirkan anak-anak aja? Apa perempuan tanpa anak itu, bukan perempuan?

Halo para orang tua dan para lelaki ...! Apa sebenarnya lembaga perkawinan menurut kalian? Apakah lembaga perkawinan hanya untuk sekedar mendapatkan keturunan? Nggak lebih dari itu? Nggak ada nilai lain? Apa kalian pikir, perempuan itu hanya mesin pencetak anak kecil? Lalu, kalau "mesin"-nya nggak berfungsi, cari lagi aja "mesin" yang lain. Begitu ya?

Kenapa banyak orang menggunakan kalimat, perempuan memberikan anak? Benarkah ada perempuan yang mampu memberikan anak kepada lelaki yang menghamilinya?

Trus, andai masalah ini memimpa keluarga kalian; juga jangan cepat ambil kesimpulan bahwa perempuan lah yang mandul. Aduh, cek dulu deh ... daripada malu di kemudian hari.

Meski udah lama banget, gw sih masih inget gonjang-ganjing perceraian aktor top Indonesia; yang udah main film sejak kecil. Saat itu, sang aktor menuduh isterinya itu mandul kemudian diceraikan. Masing-masing kembali menikah lagi. Sang aktor menikah dan tetap tidak memiliki keturunan (sekarang sih Beliau udah adopsi anak). Sementara mantan isterinya itu juga sudah menikah dan nggak lama setelah itu hamil. Nggak tahu deh, gimana perasaan aktor itu saat tau mantan isterinya itu hamil dan sudah melahirkan. Sementara gembar-gembor di media; mantan isterinya itu diceraikan karena mandul. Kasian deh lo, udah menuduh orang mandul; nggak tahunya lo sendiri yang mandul!

Para lelaki dan orang tua, coba deh lebih bijaksana lagi kalo berpikir. Nggak tahu ya, apa gw yang rada ndableg dan nggak bisa mikir atau emang kalian yang udah setengah buta karena alasan ingin menimang cucu, ingin cepat punya anak dan segudang alasan lainnya sehingga nggak inget lagi ... bahwa kehamilan seorang perempuan itu sudah diatur oleh yang Maha Empunya dunia. Cuma Tuhan yang bisa dan punya otoritas penuh untuk memberikan rezeki atau karunia kepada kita; baik berupa kehidupan, rezeki, anak dan masih banyak lagi yang lain.

Dengan begitu, bukalah mata hati kalian, jangan pernah menyalahkan seorang perempuan yang tak kunjung hamil. Kalau pun kalian, mau menyalahkan Tuhan karena tidak memberikan otoritas itu kepada isteri atau mantu atau anak kalian ..., ya terserah!

Dan, buat para perempuan yang mengalami hal ini; nggak perlu takut kehilangan kesempatan untuk punya anak. Keutuhan rumah tangga, bukan terletak kita sebagai perempuan bisa hamil atau nggak. Berusaha, berdoa dan jangan berputus asa!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home